Dollar AS Turun, Harga Emas Dunia Kembali Naik


JAKARTA, - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik untuk sesi kedua berturut-turut pada Selasa (28/4/2015) waktu setempat (Rabu pagi WIB), karena dollar AS melemah sehari menjelang pernyataan tentang kebijakan moneter Federal Reserve.

Pelemahan unit AS meningkatkan daya tarik logam mulia yang dihargakan dalam dollar AS.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 10,7 dollar AS, atau 0,89 persen, menjadi 1.213,90 dollar AS per ounce.

Penguatan emas pada Selasa terutama didorong oleh dollar AS. Indeks dollar AS, indikator dollar AS terhadap enam mata uang dunia, turun 0,7 persen. 

Dollar AS yang lebih lemah bisa menjadi positif untuk komoditas termasuk emas yang dihargakan dalam dollar AS.

Pada aspek ekonomi, kepercayaan konsumen AS turun pada April, jauh lebih rendah dari yang diharapkan. Lembaga riset Conference Board yang berbasis di New York mengatakan pada Selasa bahwa Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board tercatat 95,2 pada April, turun dari 101,4 pada Maret.

Data ekonomi suram baru-baru ini mendorong para investor untuk mempertimbangkan kembali perkiraan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve, yang melemahkan dollar AS.

Sementara perak untuk pengiriman Mei naik 19,7 sen, atau 1,20 persen, menjadi 16,591 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli bertambah 5,2 dollar AS, atau 0,45 persen, menjadi ditutup pada 1.158,6 dollar AS per ounce.

0 Response to "Dollar AS Turun, Harga Emas Dunia Kembali Naik"

Posting Komentar

Total Tayangan Laman